Klinik Proposal PKM 2019

01
02
03
04
05
06
07
08
09
010
{"visible_panels":"4","width":"900","height":"300","orientation":"horizontal","panel_distance":"0","max_openedaccordion_size":"80%","open_panel_on":"click","shadow":"true","autoplay":"true","mouse_wheel":"true"}

 

PKM Center Institut Teknologi Nasional Yogyakarta mengadakan acara klinik proposal PKM untuk pengajuan tahun 2019 pendanaan Tahun 2020 pada hari Sabtu, 9 November 2019 bertempat di Gedung C ITNY. Kegiatan ini diikuti oleh 107 mahasiswa pengusul PKM, acara klinik mengadirkan reviewer nasional proposal PKM sekaligus juri PIMNAS, yaitu ibu Sukinah, M.Pd.

Acara ini dibuka dengan sambutan ketua PKM Center ibu Ani Apriani, S.Si.,M.Sc. dalam sambutannya beliau berpesan agar mahasiswa meluruskan niat bahwa pengusulan proposal PKM dalam ajang bergengsi, yaitu PKM yang didanai DIKTI ini mengusulkannya bukan hanya karena dorongan dosen tapi juga melaksanakan dengan sepenuh hati yang pada akhirnya akan berimbas pada kualitas proposal yang dibuat menjadi lebih maksimal. Beliau juga menyatakan bahwa dengan mahasiswa terlibat dalam PKM banyak yang bisa dicapai baik sebagai pengalaman menulis dan berkreativitas maupun reward dari institusi, yaitu bebas SPP bagi yang mendapatkan medali PIMNAS maupun yang lolos didanai.

Ibu Sukinah, M.Pd selaku pemateri mengawali dengan memberikan motivasi kepada peserta bahwa banyak lulusan PKM PIMNAS yang berhasil meraih sukses. Contohnya adalah Muhammad Fahmi Husaen yang merupakan difabel meraih Medali Emas Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional ke 31 kategori Presentasi dan Poster 2018 meraih penghargaan Pemuda Difabel Berprestasi dalam Anugerah Kepemudaan 2019 dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (baca: https://ugm.ac.id/id/berita/18647-fahmi-raih-penghargaan-pemuda-difabel-berprestasi-dari-menpora https://www.ugm.ac.id/id/berita/17000-mahasiswa-ugm-buat-sepatu-pencegah-kontraktur-pergelangan-kaki-penderita-kelumpuhan). Ibu sukinah menyatakan bahwa difabel seperti Fahmi pun bisa apalagi mahasiwa-mahasiswa yang normal pasti jika mempunyai tekad kuat juga bisa.

Setelah memberikan motivasi kepada mahasiswa, ibu Sukinah memberikan tips dan trik membuat proposal baik diantaranya harus taat pedoman PKM, memperhatikan point-point penting disetiap skema PKM seperti misalnya PKM-M dan PKM-T wajid memiliki mitra tapi PKM-M mitranya non profit dan PKM-T bermitra dengan yang berorientasi profit. Selanjutnya inovasi dan keunikan dari proposal juga harus menjadi prioritas supaya bisa bersaing dengan pengajuan dari kampus-kampus lainnya. Materi yang disampaikan ibu Sukinah ditutup dengan mereview beberapa proposal yang sebelumnya dikirimkan.

Acara klinik proposal PKM diakhiri dengan coaching clinic masing-masing skema PKM yang diampu oleh bapak/ibu Dosen yang tergabung dalam PKM Center. Coaching clinic dibagi mejadi 6 kelas yaitu kelas PKM P, PKM T, PKM KC, PKM K, PKM M, dan PKM GFK-KT.   Kegiatan coaching clinic ini terfokus pada template proposal dan arahan per bab proposal yang seharusnya dibuat per skema PKM. Klinik proposal PKM tingkat institusi ini akan ditindaklanjuti dengan klinik per program studi. Harapannya dengan rangkaian kegiatan persiapan upload proposal PKM 2019 lebih memaksimalkan kuliatas proposal sehingga ITNY dapat mengunggah (upload) proposal tidak hanya banyak secara kuantitas tapi juga kualitas yang maksimal. 

DOWNLOAD:
TIPS DAN TRIK PROPOSAL PKM ITNY MENUJU PIMNAS 33- ITNY 2019